Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2012

Overclocking Otak Manusia Kini Bisa Juga Dilakukan - Tak hanya perangkat keras Komputer yang sering kita jumpain dalam duna Teknologi Informasi ini ternyata Overclocking otak manusia kini bisa juga dilakukan.

GoFlow Startup akan mengembangkan dan mengomersialkan alat yang memungkinkan untuk Overclocking otak manusia. Perangkat tersebut yang disebut Do-It Yourself ( DIY) Transcranial Direct Stimulation (TDS) kit.
Overclock merupakan istilah yang umumnya terkait dengan alat elektronik maupun perangkat keras komputer, yakni dengan memacu dan meningkatkan performa kinerjanya. Dikutip dari techno Okezone bahwa para Ilmuan yakin bahwa Overclocking yang biasa diterapkan pada alat elektronik seperti perangkat keras komputer ini bisa juga diterapkan pada otak manusia melalui perangkat TDS kit tersebut.

Banyak tanda tanya bermunculan ketika mendengar informasi bahwa Overclocking ini bisa diterapkan pada otak manusia. Overclocking ini bekerja dengan pemberian arus searah ke otak. Seperti halnya perangkat komputer bila ingin mendapatkan performa dan kinerja yang lebih maka memberikan arus daya yang lebih.
TDS kit ini mencakup beberapa elektroda yang dapat disematkan di area manapun pada otak yang ingin ditingkatkan. Dijelaskan bahwa, pemakaian secara konstan, dapat mengalirkan elektroda menembus neurons (sel saraf), menjadikannya untuk saling menguatkan koneksi, inilah yang disebut dengan 'synapses'. Demikian dilansir Softpedia, Jumat (9/3/2012).

Kecanggihan teknologi akan mampunya penerapan Overclocking pada otak manusia juga dapat memberikan efek seperti gangguan psikologis, termasuk rasa kecemasan dan depresi. Bahkan, beberapa doktor dipekerjakan untuk mengatasi gangguan motorik yang berkembang pada pasien stroke (serangan otak).
Banyak para ahli Bioetika yang mendepatkan apakah Transcranial Direct Stimulation (TDS) kit ini perlu digunakan atau tidak. Namun banyak juga para orang tua yang mendukung Transcranial Direct Stimulation (TDS) kit ini untuk anak - anaknya.

Sementara itu, teknik ini juga menimbulkan pertanyaan apakah adil bagi golongan anak-anak tertentu, khususnya yang memiliki ekonomi menengah ke bawah, mengingat perangkat TDS kit ini lebih mudah diakses untuk orang kaya. Dikabarkan, GoFlow TDS kit ini dibanderol mulai dari harga paling murah, yaitu USD99 atau sekira Rp900 ribu.

Salah satu keunggulan TDS kit dengan teknik rangsang otak ini, yaitu perangkat bekerja langsung pada neuron, tanpa melalui bahan kimia. Kemungkinan besar, dalam waktu beberapa tahun, para ilmuwan akan terus mengembangkan TDS kit untuk penggunaan aplikasi yang lebih luas.

Sumber : techno.okezone.com

Minggu, 09 Januari 2011

China menutup lebih dari 60 ribu situs internet porno tahun ini dengan 5.000 di antaranya sedang dalam proses hukum.

Kepala Kantor Badan Penerangan Pemerintah Wang Chen, berjanji untuk tidak akan menghentikan operasi melawan muatan yang dianggap cabul itu.

Beijing melancarkan tindakan perlawanan atas apa yang disebut sebagai banyaknya muatan internet dan telepon seluler yang tidak senonoh dan kotor di negara itu dan mengancam kesehatan emosional anak-anak.

Kritik yang menuduh pemerintah China melakukan tindakan keras dan memperketat keseluruhan sensor yang dilancarkan pada Desember tahun lalu itu, menyebutkan bahwa operasi tersebut menjaring banyak situs berisi muatan politik yang sensitif atau bahkan situs yang sederhana dan umum.

Wang Chen yang juga juru bicara kabinet tersebut mengatakan bahwa operasi itu merupakan hal yang penting.

"Operasi kami mendapat keberhasilan besar dan hal ini tidak dicapai dengan mudah," katanya dalam konferensi pers, Kamis (30/12). Pemerintah ini berupaya menjadikan lingkungan internet lebih bersih, yang tadinya banyak menyediakan situs porno.

"Kami telah mengubah situasi dan hal ini telah cukup diterima banyak pihak di masyarakat. Tapi operasi kami tidak akan berhenti, ini akan menjadi perjuangan panjang," kata Wang.

Selama masih ada orang yang mempunyai motivasi buruk yang ingin menyebarkan kekerasan atau informasi pornografi, pemerintah akan melanjutkan operasi untuk menindak tegas penyebaran informasi semacam itu.

Dari 4.965 tersangka, 1.332 orang mendapatkan hukuman kriminal dengan 58 dipenjara lebih dari lima tahun. Pemerintah memeriksa 1,79 juta situs internet dan menghapus 350 juta artikel, foto, dan cuplikan  video porno dan cabul.

China memiliki lebih banyak populasi dalam jaringan (online) dibanding negara lain dengan perkiraan 450 juta pengguna internet hingga akhir November.

Pemerintah kemudian khawatir kalau internet dapat menjadi kanal yang berbahaya yang mengancam citra dan pemikiran di China.

China memblokir beberapa situs dan layanan internet populer seperti Google, YouTuber, Twitter, Flickr dan Facebook dan juga situs China lainnya.

Pemerintah menuduh mereka mengandung muatan berbahaya untuk keamanan China dan melanggar Undang-undang China termasuk gambar yang memperlihatkan protes di wilayah sensitif seperti Tibet.

 Wang mengatakan ia sudah membaca berita media mengenai direktur Facebook Mark Zuckerberg yang mengunjungi China baru-baru ini namun menyebut bahwa Zuckerberg tidak berkunjung ke departemennya yang berwenang untuk mengawasi internet di China.

"Kami membaca berita bahwa ia bertemu dengan tokoh-tokoh terkenal di industri internet China. Kami juga masih mencoba untuk mempelajari lebih jauh mengenai kunjungannya ke China," tambahnya.

Google Inc, mesin pencari internet terbesar di dunia menutup layanan pencariannya di China pada Maret, dua bulan setelah pihak Google mengatakan akan menghentikan sensor pencarian terhadap apa yang disebut sebagai serangan dunia maya yang rumit yang terlacak ke China dan ditambah meningkatnya pembatasan kebebasan berekspresi di sana.

Perselisihan yang diselesaikan pada Juli setelah Google mengubah mekanismenya dengan memandu pengguna ke mesin pencari tanpa filter. Kasus tersebut memicu ketegangan diplomatik antara China dan Amerika Serikat mengenai kebebasan situs internet.

Jumat, 07 Januari 2011

Peserta Ujian Nasional (UN) pada 2011 ini bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, kelulusan UN tahun ini tidak semata berdasarkan hasil UN yang dilaksanakan.
Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) pasal 72 ayat 1 yang menyatakan bahwa kelulusan peserta didik tidak hanya dinilai dari hasil UN semata.
Meski begitu, untuk masuk ke perguruan tinggi, UN tetap menjadi salah satu syarat.
Terkait kebijakan ini, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, HM Wardan Kepada Riau Pos Kamis (6/1) di Pekanbaru mengakui sudah mengetahui hal tersebut. Hanya saja, keputusan dari Kemendiknas melalui surat masih belum diterima olehnya. Meski begitu, dengan keputusan ini Disdik mengaku sudah siap menyosialisasikannya dengan Disdik kabupaten/kota agar siswa dapat nyaman dalam melaksanakan ujian.
‘’Saya memang sudah mendengar dan mengetahui hal ini baru dari pemberitaan dan internet. Namun, pemberitahuan secara resmi dari Kemendiknas belum kami terima. Yang jelas ini sudah baik agar siswa nanti tidak terlalu takut menghadapi UN tahun ini,’’ terangnya.
Menurutnya, dari informasi yang diketahuinya terkait kelulusan UN terdapat beberapa syarat lainnya. Di antaranya adalah nilai UN, menyelesaikan program pembelajaran, lulus ujian sekolah, dan perolehan nilai baik pada semua mata pelajaran. Tidak hanya itu, akhlak mulia, kewarganegaraan, kepribadian, estetika, jasmani, kesehatan, dan olahraga juga menjadi indikator kelulusan UN. Sementara penilaian yang diberikan dalam bentuk tertulis, tes perbuatan, dan pengamatan.
Meski saat ini Kemendiknas sudah memiliki kriteria lainnya kelulusan UN, namun syarat lulus tetap sama. Di antaranya, standar nilai kelulusan 5,5 pada setiap mata pelajaran masih digunakan. Standar tersebut terbilang masih wajar karena penentuan standar nilai itu belum bisa dinaikkan hingga standar pelayanan minimun (SPM) pendidikan di setiap daerah sudah sama.
‘’Mungkin saja kita belum mendapatkan surat tersebut dan banyak masyarakat yang belum mengerti. Namun jika surat sudah kita terima dan juklaknya juga sudah ada kita akan sosialisasikan semuanya. Jadi ke depan siswa tidak membuat UN itu sebagai momok untuk kelulusannya. Cukup belajar dengan baik, siswa pasti akan lulus,’’ terangnya